Sholat yang tidak Diterima Allah

10 JENIS SOLAT YANG TIDAK DITERIMA OLEH ALLAH S.W.T

Rasulullah S.A.W. telah bersabda yang bermaksud : “Sesiapa yang memelihara sholat, maka sholat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barangsiapa yang tidak memelihara sholat, maka sesungguhnya sholat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petu…njuk dan jalan selamat baginya.” (Tabyinul Mahaarim) Rasulullah S.A.W telah bersabda bahawa : “10 orang sholatnya tidak diterima oleh Allah S.W.T, antaranya : 1).
Orang lelaki yang solat sendirian tanpa membaca sesuatu. 2).
Orang lelaki yang mengerjakan solat tetapi tidak mengeluarkan zakat.
3). Orang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.
4). Orang lelaki yang melarikan diri.
5). Orang lelaki yang minum arak tanpa mau meninggalkannya (Taubat).

6). Orang perempuan yang suaminya marah kepadanya.7).
Orang perempuan yang mengerjakan solat tanpa memakai tudung.
8). Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.
9). Orang-orang yang suka makan riba’.

10). Orang yang solatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan mungkar.

Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : “Barang siapa yang solatnya itu tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya solatnya itu hanya menambahkan kemurkaan Allah S.W.T dan jauh dari Allah.” Hassan r.a berkata : “Kalau sholat kamu itu tidak dapat menahan kamu dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya kamu dianggap orang yang tidak mengerjakan sholat. Dan pada hari kiamat nanti sholatmu itu akan dilemparkan semula ke arah mukamu seperti satu bungkusan kain tebal yang buruk.”

Semoga sholat kita diterima Allah.

إنّ صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي للّه ربّ العالمين …….

About Aziz Muslim

Saya anak ketiga dari 4 bersaudara. Lahir di Demak, 10 April 1981. Menamatkan bangku MI (setingkat SD) pada tahun 1993, MTs (SLTP) tahun 1996 dan STM (SMK) tahun 1999. Pada tahun 2000, masuk ke Perguruan Tinggi di FPBS - English, saya selesaikan studi di IKIP PGRI Semarang 28 September 2004, saya mencoba belajar lagi dengan siswa MTs dan MA (Madrasah Aliyah-stingkat SMA) dan masih sedang belajar utak-utik komputer.

Posted on 19 Januari 2010, in tausiah and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: