BELAJAR MUDAH di INTERNET

Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat.
Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon (Slavin, 2000:143). Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon.
English Teaching/Learning
Banyak situs yang menyediakan berbagai jenis materi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris kita. Klik salah satu, dan Anda akan terhubung langsung ke alamatnya dan cobalah untuk mengerjakannya!!! Selamat mengerjakan…🙂
English Grammar Exercises :
ADJECTIVE OR ADVERB?
–  Adjective or Adverb – Exercise 1
Adjective or Adverb – Exercise 2
Adjective or Adverb – Exercise 3
English Grammar Tenses
ADJECTIVE – COMPARISON – EXERCISE
* Exercise 01
* Exercise 02
* Exercise 03
COMPARISON in sentence
* Exercise 01
* Exercise 02
ADJECTIVE – COMPARISON
-> Test01
-> Test02
-> Test03

TIPS ASYIK BELAJAR BAHASA INGGRIS DENGAN METODE 5 M

Masih ingat sejak kapan anda mengenal Bahasa Inggris? Sebagian ada yang sejak SD atau sejak SMP bagi anda yang lahir sebelum tahun 90-an. Terus benarkah bahwa sebagian besar kita tidak menyukai pelajaran tersebut atau bahkan membencinya dengan berbagai alasan? Gurunya galak, materinya terlalu banyak, kosakatanya sulit dimengerti, tatabahasanya ruwet, dan lain sebagainya. Pokoknya Bahasa Inggris bikin streslah.
Ternyata banyak hal yang kita benci adalah sesuatu yang sangat berguna untuk kehidupan. Kita tidak suka pahitnya obat padahal sangat kita butuhkan untuk kesehatan kita. Pelajaran Bahasa Inggris yang kita benci adalah resep manjur untuk kemajuan komunikasi global, perluasan pergaulan, dan IPTEK, betul nggak? Nikmatnya menguasai Bahasa Internasional yang satu ini membuat para presenter, politisi, mahasiswa, eksekutif, eksportir, VJ, jurnalis, diplomat, da’i, penyanyi, kolumnis, dosen, sopir taxi menjadi anggota masyarakat global yang membawa kemajuan dan kemudahan.

Tips asyik belajar Bahasa Inggris

Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Kalau dulu benci, mengapa sekarang tidak belajar untuk menyukai? Kalau anda sudah mulai menyukai, berarti terbuka lebar jalan untuk menguasainya. Nah, untuk itu anda butuh menyimak dan mengikuti tips-tips bagaimana menguasai Bahasa Inggris dengan metode 5 M yang menyenangkan berikut ini:

1. Mau membaca
Bacalah semua yang tertulis dalam Bahasa Inggris yang anda temui di lingkungan anda sehari-hari, dan berusahalah untuk mengetahui artinya. Mulai dari buku, koran, majalah, komik, brosur leaflet, kaos oblong, bungkus permen, kemasan produk sampai label CD. Sering-sering lihat kamus kalau belum tahu arti kata. Kalau ini anda lakukan pasti dalam waktu singkat anda akan segera menjadi OKBI (Orang Kaya Bahas Inggris)
2. Mau menulis
Ubahlah kebiasaan anda menulis. Jadikan segala bentuk tulisan yang anda butuhkan menjadi berbahasa Inggris. Mulai dari daftar belanja hari ini, daftar pelajaran, SMS, buku harian, memo, surat pribadi (kalau yang disurati belum mengerti sertai terjemahannya). Memang berat, tapi kalau anda lakukan step by step tentu tidak akan berakibat ”step”.
3. Mau mengucapkan
Kalau ingin bisa renang, ya, terjun ke kolam. Kalau ingin bisa ngomong Bahasa Inggris, ya, bicara. Untuk latihan ucapan kata, lihat transkripsi kata per kata yang anda pelajari di kamus. Kemudian berlatihlah untuk mengucapkan dengan keras. Gunakan semua kata Bahasa Inggris yang sudah anda kuasai untuk berbicara dan bercakap-cakap. Biarkan saja, kalau ada orang lain yang berkomentar kalau anda ngomongnya sedikit-sedikit Bahasa Inggris. Pakai Bahasa Inggris kok sedikit-sedikit. Yang banyak dong!
4. Mau mendengarkan
Untuk mengoreksi ucapan, intonasi dan menambah koleksi kata, buatlah jadual khusus untuk mendengarkan semua sumber audio atau visual yang berbahasa inggris. Siaran radio di gelombang SW1, SW2 dari BBC London, VOA, Radio Australia dll. Berita-berita dan acara berbahasa Inggris di televisi. Pokoknya cermati dan dengarkan. Mengerti atau tidak itu urusan belakangan. Semakin sering anda lakukan, akan terasa bahwa kepekaan anda meningkat, prosentase pemahaman kontek akan bertambah dan rekening listrik membengkak. Tak apa kan? Toh, masih lebih murah daripada repot-repot kursus.
5. Mau menyanyi
Belajar Bahasa Inggris tidak harus selalu mengerutkan dahi. Menekuk-nekuk lidah sambil menyanyi pun boleh. Apalagi lagunya lagu kenangan so pasti bikin happy. Kuasai satu teks lagu, ketahui ucapan kata per katanya, pahami maksudnya, dan nyanyikan setiap saat setiap ada waktu, sampai hafal di luar kepala. Siapa tahu selain Bahasa Inggrisnya menjadi lebih fasih dan lancar, bisa juga tergali sebuah bakat yang terpendam ribuan kilo di perut bumi. He…he…he…

Selamat mencoba belajar Bahasa Inggris dengan metode 5 M yang terbilang mudah, murah, dan hasilnya memuaskan. Dengan catatan, asal mau mempratekkan.

Cara Efektif Belajar Bahasa Inggris

Belajar bahasa Inggris tidak sulit, tetapi juga tidak semudah membalik telapak tangan. Yang penting adalah kemauan dan ketekunan. Pakar pembelajaran Bahasa Inggris, H. Douglas Brown mengemukan lima prinsip belajar bahasa Inggris yang efektif berikut ini:

“Way of life”
Jika kita belajar bahasa Inggris di negeri tempat bahasa tersebut digunakan sebagai Bahasa Ibu, umumnya kita akan lebih cepat menguasai bahasa tersebut karena kita setiap hari dikelilingi oleh bahasa Inggris, dari bangun tidur sampai kembali ke tempat tidur. Hal ini disebabkan karena bahasa Inggris telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Demikian pula yang harus kita lakukan di Indonesia, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan efektif: kita harus menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari kehidupan kita. Artinya, kita harus mencoba menggunakannya setiap hari di mana mungkin. Untuk itu, kita bisa membaca, mendengar, ataupun berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris pada setiap kesempatan yang kita temui atau yang bisa kita ciptakan. Misalnya, kita bisa menyisihkan waktu tiap hari untuk baca satu artikel bahasa Inggris dalam satu hari. Kalau satu artikel belum mampu, satu paragraf atau satu kalimat per hari pun tidak jadi masalah. Kita jadikan kalimat tersebut kalimat kita hari itu, dan kita gunakan kalimat tersebut dalam segala kesempatan yang mungkin ada dalam hari itu. Atau, kita bisa juga meluangkan waktu untuk mendengarkan segala sesuatu dalam bahasa Inggris (lagu, berita, atau kaset-kaset berisi pembicaraan dalam bahasa Inggris) untuk membiasakan telinga kita terhadap bahasa asing tersebut. Yang bisa kita lakukan antara lain adalah mendengarkan kaset-kaset (baik lagu, pidato, presentasi, atau kaset pembelajaran dalam bahasa Inggris) di mobil sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor atau sebaliknya. Kita juga bisa mencoba untuk menulis dalam bahasa Inggris (menulis memo, surat pendek, ataupun menulis rencana kerja yang akan kita lakukan selama seminggu atau untuk hari berikutnya). Pada prinsipnya, kelilingi hidup kita dengan bahasa Inggris yang topik-topiknya kita senangi atau kita butuhkan.


“Total commitment”.

Untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita, kita harus memiliki komitmen untuk melibatkan bahasa Inggris dalam hidup kita secara fisik, secara mental, dan secara emosional. Secara fisik, kita bisa mencoba mendengar, membaca, menulis, dan melatih pengucapan dalam bahasa Inggris, terus-menerus dan berulang-ulang. Secara mental atau intelektual, kita bisa mencoba berpikir dalam bahasa Inggris setiap kali kita menggunakan bahasa Inggris. Misalnya, dalam memahami bahasa Inggris, jangan kata per kata, tapi arti secara keseluruhan. Kita bisa mencoba mengenali beberapa ungkapan dalam bahasa Inggris yang memiliki arti yang kurang lebih sama, misalnya: How’re you?, How’s life?, How’s business? (jangan terpaku pada satu ungkapan saja). Dan, yang paling penting adalah keterlibatan kita secara emosional dengan bahasa Inggris, yaitu kita perlu memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar bahasa Inggris, dan kita perlu mencari “hal-hal positif” yang bisa kita nikmati, ataupun yang bisa memberikan kita keuntungan jika kita mampu menguasai bahasa Inggris. Hal-hal ini akan memberikan energi yang luar biasa pada kita untuk tetap bersemangat belajar bahasa Inggris. Ketiga aspek (fisik, mental, dan emosional) ini harus kita libatkan secara total dalam proses belajar kita, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan lebih efektif.

“Trying”
Belajar bahasa adalah seperti belajar naik sepeda atau belajar menyetir mobil. Kita tidak bisa hanya membaca dan memahami “buku manual” saja, tetapi kita harus mencoba menggunakannya. Pada tahap pembelajaran (tahap percobaan), sangat wajar jika kita melakukan kesalahan. Yang penting adalah mengetahui kesalahan yang kita lakukan dan memperbaikinya di kesempatan yang berikutnya. Akan lebih baik lagi jika pada saat mencoba kita mempunyai guru yang bisa memberitahu kita kesalahan yang kita lakukan. Guru tidak harus guru formal di sekolah atau kursus bahasa Inggris. Guru bisa saja sebuah kaset yang bisa kita dengarkan dan kita bandingkan dengan ucapan kita, sebuah buku pelajaran yang bisa kita baca dan cek jawabannya, atau bisa juga kenalan, ataupun kerabat yang bisa membantu kita jika kita ada masalah atau ada hal-hal yang ingin kita tanyakan. Kita tidak usah malu bertanya, dan tidak usah takut melakukan kesalahan. Dari pertanyaan yang kita ajukan dan dari kesalahan yang kita lakukan, kita bisa belajar banyak.

“Beyond class activities”.

Jika kita belajar bahasa Inggris secara formal (di kelas, di kursus), biasanya jam-jam belajarnya terbatas: empat jam seminggu, enam jam seminggu ataupun delapan jam seminggu. Yang pasti jam belajar di kelas ini tentunya sangat terbatas. Agar belajar bisa lebih efektif, kita harus menciptakan kesempatan untuk “belajar” juga di luar jam-jam belajar di kelas: berdiskusi dengan teman, mengunjungi websites yang menawarkan pembelajaran bahasa Inggris gratis, ataupun berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan teman-teman atau native speakers (baik melalui surat, email, ataupun percakapan langsung). Kita bisa juga mencoba membaca koran, majalah, buku-buku teks, mendengarkan radio, lagu, ataupun menonton acara-acara dan film. Agar proses belajar bisa lebih menarik, pilihlah topik-topik yang sesuai dengan minat kita, kebutuhan kita, ataupun yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang kita tekuni.

“Strategies”

Jika komitmen, keberanian mencoba, dan menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian hidup telah kita terapkan, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi belajar yang tepat untuk menunjang proses belajar kita. Strategi ini bisa kita kembangkan dan kita sesuaikan dengan kepribadian dan gaya belajar kita masing-masing. Ada yang lebih mudah belajar dengan menggunakan “cue-cards”, yaitu kartu-kartu kecil yang bertuliskan ungkapan atau kata-kata yang ingin kita kuasai disertai dengan contoh kalimat yang bisa menggunakan kata-kata tersebut. Kartu ini bisa kita bawa kemana pun kita pergi. Kapan pun ada kesempatan (pada saat menunggu taksi, menunggu makan siang disajikan, ataupun pada saat berada dalam kendaran yang sedang terjebak kemacetan), kita bisa mengambil kartu ini dan membacanya serta mencoba melakukan improvisasi dengan kata-kata baru dalam struktur kalimat yang sama. Ada pula orang yang lebih mudah belajar dengan langsung berkomunikasi lisan dengan orang lain atau native speakers. Dari komunikasi ini mereka bertanya, mendengar, dan memperbaiki ucapan dan meningkatkan kosa kata mereka dengan gaya belajar kita.

Gaya Belajar Bahasa Inggris

Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Gaya belajar ini terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita mengenal gaya belajar kita, maka kita bisa memilih strategi belajar yang efektif, yang disesuaikan dengan gaya belajar kita masing-masing.

“Auditory learners”.
Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar dengan mendengarkan, maka kita memiliki gaya belajar “auditory.” Jika ini gaya belajar kita, maka kita bisa memperbanyak porsi belajar dengan mendengarkan, misalnya mendengarkan kaset-kaset pelajaran bahasa Inggris, lagu-lagu favorit kita, ataupun berita, pidato dalam bahasa Inggris. Kita juga bisa mendengarkan percakapan-percakapan dalam bahasa Inggris di film-film favorit yang kita tonton di bioskop, televisi, ataupun VCD. Dengarkan ucapan, ungkapan yang digunakan, perhatikan konteks ataupun situasi di mana kata-kata ataupun ungkapan tersebut digunakan. Lakukan hal ini berulang-ulang maka kita akan bertemu dengan ungkapan serupa yang dapat kita latih secara berkala, sehingga kita bisa makin mahir mengucapkan dan menggunakannya.

“Visual learners”.
Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar melalui input visual (gambar, tulisan), maka kita memiliki gaya belajar “visual”. Banyak sekali strategi yang bisa kita lakukan. Kita bisa membaca artikel-artikel dalam bahasa Inggris yang kita anggap penting, dan menarik di surat kabar, majalah, ataupun internet, untuk kemudian kita coba ceritakan kembali dengan kata-kata yang kita susun sendiri, baik dalam bentuk tulisan ataupun dalam bentuk ucapan. Kita bisa juga membaca dan mempelajari contoh surat, proposal, brosur yang sering kita temui dalam melakukan pekerjaan kita. Untuk mencoba memahami suatu konsep abstrak, kita bisa menggambarkannya dalam bentuk visual: “flow chart”, tabel, ataupun bentuk-bentuk visual lainnya.

“Kinesthetic learners”.
Jika kita lebih suka belajar dengan melakukan sesuatu atau bergerak, maka kita bisa belajar dengan menggunakan komputer (di mana kita harus menekan tombol di keyboard, atau mouse), sehingga kita tidak cepat bosan. Kita bisa juga bergabung dengan perkumpulan-perkumpulan bahasa Inggris (English Club) yang memiliki banyak kegiatan dan permainan yang melibatkan gerakan. Yang juga bisa kita lakukan adalah belajar dengan menulis (menggerakkan tangan untuk menulis), atau mencoba memahami sebuah kata atau ungkapan dengan membayangkan gerakan yang bisa diasosiasikan dengan arti kata-kata tersebut.

Setiap orang bisa memiliki lebih dari satu gaya belajar (misalnya auditory dan visual, atau visual dan kinesthetic). Apa pun gaya belajar kita, jika kita sudah mengenalnya, bisa kita cari dan terapkan strategi belajar yang disesuaikan dengan gaya belajar tersebut agar hasilnya bisa lebih efektif.

Belajar bahasa Inggris “ON-LINE”, GRATIS

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk belajar bahasa Inggris. Salah satunya adalah dengan belajar secara on-line. Berikut adalah situs di web yang bisa membantu Anda untuk belajar ataupun berkonsultasi dalam meningkatkan kemampuan Anda berbahasa Inggris, tanpa biaya (free-of-charge).

  • ESL go
    ESL go.com menawarkan free online classes dan message boards yang dapat digunakan peserta untuk melatih grammar dan kosa kata.
    http://www.eslgo.com
  • Bell English Online
    Pelajaran bahasa Inggris yang bebas biaya dari Bell Schools, UK. Bell English online menawarkan ratusan latihan dang permainan untuk meningkatkan bahasa Inggris.
    http://www.bellenglish.com
  • english @ home
    Belajar bahasa Inggris gratis melalui newsletter, tips belajar, dan tips meningkatkan pengetahuan grammar, dan vocabulary dalam bahasa Inggris.
    http://www.english-at-home.com
  • English for Free
    Pelajaran bahasa Inggris gratis melalui email mengenai berbagai pokok bahasan termasuk Business English dan TOEFL.
    http://www.englishforfree.com
  • ENGLISHonline.net
    ENGLISHonline.net menawarkan pelajaran gratis mengenai percakapan dalam bahasa Inggris (satu pelajaran untuk satu hari).
    http://www.englishonline.net
  • Business English Five
    Menawarkan lima kata, ataupun lima kalimat dalam bahasa Inggris untuk bisnis yang dikirimkan ke alamat email Anda setiap minggu untuk Anda pelajari.
    Permintaan bisa diajukan ke edpro@cbn.net.id

Asal ada kemauan, pasti ada jalan, begitu kata pepatah. Setelah mengetahui prinsip belajar bahasa Inggris yang efektif (yang juga bisa kita terapkan untuk belajar bahasa asing lain, ataupun belajar pokok pelajaran lain), dan mengenal gaya belajar kita masing-masing, langkah berikutnya adalah menumbuhkan kemauan untuk belajar dan menerapkan strategi belajar yang sesuai dengan gaya belajar kita. Maka, belajar pun jadi lebih mudah, dan lebih menyenangkan. Good luck!n

Written By : Aziz Muslim di https://azizmoeslim.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: